Panongan – Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Desa Panongan berlangsung meriah. Salah satu momen yang paling ditunggu warga adalah lomba voli antarwarga. Tidak hanya jadi ajang olahraga, lomba ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, membangun semangat sportivitas, sekaligus menjaga tradisi perayaan 17 Agustus yang penuh makna.


Yang menarik, lomba voli di Desa Panongan tidak hanya diperuntukkan bagi kaum pria saja. Tahun ini, ada pertandingan voli putra dan putri yang sama-sama seru dan penuh semangat. Hal ini menunjukkan bahwa Desa Panongan menjunjung tinggi kebersamaan tanpa membeda-bedakan gender. Semua warga diberi ruang untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
Sorak sorai penonton menambah riuh suasana pertandingan. Setiap smash, blok, hingga rally panjang mendapat tepuk tangan meriah dari warga yang memadati lapangan. Lebih dari sekadar pertandingan, suasana yang tercipta menggambarkan kegembiraan bersama dan rasa memiliki terhadap desa.
Kepala Desa Panongan, Suhendi, mengapresiasi antusiasme warga. “Melalui olahraga, kita bisa merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat. Baik putra maupun putri, semua memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi. Inilah wajah Desa Panongan, desa yang menjunjung persatuan dan kebersamaan,” ujarnya.
Dengan adanya lomba voli putra dan putri, Desa Panongan tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menegaskan bahwa kebersamaan, kesetaraan, dan gotong royong adalah nilai-nilai yang harus terus dijaga.
